<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tips dan Trik Bisnis Arsip - Prima Desain Widya adicipta</title>
	<atom:link href="https://www.pdwac.my.id/category/tips-dan-trik-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pdwac.my.id/category/tips-dan-trik-bisnis/</link>
	<description>Kepuasan Anda Harapan Kami</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2021 02:37:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pdwac.my.id/wp-content/uploads/2024/05/cropped-pdwac2-kecil-32x32.png</url>
	<title>Tips dan Trik Bisnis Arsip - Prima Desain Widya adicipta</title>
	<link>https://www.pdwac.my.id/category/tips-dan-trik-bisnis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berbisnis berdasarkan konsep islam</title>
		<link>https://www.pdwac.my.id/berbisnis-berdasarkan-konsep-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pdwac]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2016 14:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pdwac.my.id/2016/03/04/berbisnis-berdasarkan-konsep-islam/</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8211; Filosofi dasar yang menjadi catatan penting bagi bisnis Islami adalah bahwa, dalam setiap gerak langkah kehidupan manusia adalah konsepi hubungan manusia dengan mansuia, lingkungannya serta manusai dengan Tuhan (Hablum minallah dan hablum minannas). Dengan kata lain Berbisnis berdasarkan konsep islam tidak semata mata merupakan manifestasi hubungan sesama manusia yang bersifat pragmatis, akan tetapi lebih [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.pdwac.my.id/berbisnis-berdasarkan-konsep-islam/">Berbisnis berdasarkan konsep islam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.pdwac.my.id">Prima Desain Widya adicipta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;"><a href="https://www.pdwac.my.id/berbisnis-berdasarkan-konsep-islam/" class="permalinker_link ">Berbisnis berdasarkan konsep islam</a> &#8211; Filosofi dasar yang menjadi catatan penting bagi <a href="http://primadesainwidyaadicipta.blogspot.com/2016/03/berbisnis-berdasarkan-konsep-islam.html">bisnis Islami</a> adalah bahwa, dalam setiap gerak langkah kehidupan manusia adalah konsepi hubungan manusia dengan mansuia, lingkungannya serta manusai dengan Tuhan (Hablum minallah dan hablum minannas). Dengan kata lain Berbisnis berdasarkan konsep islam tidak semata mata merupakan manifestasi hubungan sesama manusia yang bersifat pragmatis, akan tetapi lebih jauh adalah manifestasi dari ibadah secara total kepada sang Pencipta.</div>
<div style="clear: both; text-align: center;"></div>
<div style="text-align: justify;">Dalam kaitannya dengan paradigma Islam tetntang etika Berbisnis berdasarkan konsep islam, maka landasan filosofis yang harus dibangun dalam pribadi Muslim adalah adanya konsepsi hubungan manusia dengan manusia dan lingkungannya, serta hubungan manusia dengan Tuhannya, yang dalam bahasa agama dikenal dengan istilah (hablum minallah wa hablumminannas).</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Dengan berpegang pada landasan ini maka setiap muslim yang Berbisnis berdasarkan konsep islam atau beraktifitas apapun akan merasa ada kehadiran &#8220;pihak ketiga&#8221; (Tuhan) di setiap aspek hidupnya. Keyakinan ini harus menjadi bagian integral dari setiap muslim dalam berbisnis. Hal ini karena Bisnis dalam Islam tidak semata mata orientasi dunia tetapi harus punya visi akhirat yang jelas.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Dengan kerangka pemikiran seperti itulah maka persoalan etika dalam bisnis menjadi sorotan penting dalam ekonomi Islam.</div>
<div style="text-align: justify;">Dalam ekonomi Islam, bisnis dan etika tidak harus dipandang sebagai dua hal yang bertentangan, sebab, bisnis yang merupakan symbol dari urusan duniawi juga dianggap sebagai bagian integral dari hal-hal yang bersifat investasi akherat. Artinya, jika oreientasi bisnis dan upaya investasi akhirat (diniatkan sebagai ibadah dan merupakan totalitas kepatuhan kepada Tuhan), maka bisnis dengan sendirinya harus sejalan dengan kaidah-kaidah moral yang berlandaskan keimanan kepada akhirat. Bahkan dalam Islam, pengertian bisnis itu sendiri tidak dibatasi urusan dunia, tetapi mencakup pula seluruh kegiatan kita didunia yang &#8220;dibisniskan&#8221; (diniatkan sebagai ibadah) untuk meraih keuntungan atau pahala akhirat. Stetemen ini secara tegas di sebut dalam salah satu ayat Al-Qur&#8217;an.</div>
<div></div>
<div style="text-align: justify;">Wahai Orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan pada suatu perniagaan (bisnis) yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab pedih ? yaitu beriman kepada allah &amp; Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan hartamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Di sebagian masyarakat kita, seringkali terjadi interpretasi yang keliru terhadap teks al-Qur&#8217;an tersebut, sekilas nilai Islam ini seolah menundukkan urusan duniawi kepada akhirat sehingga mendorong komunitas muslim untuk berorientasi akhirat dan mengabaikan jatah dunianya,</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">pandangan ini tentu saja keliru. Dalam konsep Islam, sebenarnya Allah telah menjamin bahwa orang yang bekerja keras mencari jatah dunianya dengan tetap mengindahkan kaidah-kaidah akhirat untuk memperoleh kemenangan duniawi, maka ia tercatat sebagai hamba Tuhan dengan memiliki keseimbangan tinggi. Sinyalemen ini pernah menjadi kajian serius dari salah seorang tokoh Islam seperti Ibnu Arabi, dalam sebuah pernyataannya.</div>
<div></div>
<div style="text-align: justify;">&#8220;Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an yang diterapkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makna dari atas mereka (akhirat) dan dari bawah kaki mereka (dunia).&#8221;</div>
<div style="text-align: justify;">Logika Ibn Arabi itu, setidaknya mendapatkan penguatan baik dari hadits maupun duinia ekonomi, sebagaimana Nabi SAW bersabda : Barangsiapa yang menginginkan dunia, maka hendaknya dia berilmu, dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaknya dia berilmu, dan barangsiapa yang menghendaki keduanya maka hendaknya dia berilmu.&#8221;</div>
<div></div>
<div style="text-align: justify;">Pernyataan Nabi tersebut mengisaratkan dan mengafirmasikan bahwa dismping persoalan etika yang menjadi tumpuan kesuksesan dalam bisnis juga ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu skill dan pengetahuan tentang etika itu sendiri. Gagal mengetahui pengetahuan tentang etika maupun prosedur bisnis yang benar secara Islam maka akan gagal memperoleh tujuan. Jika ilmu yang dibangun untuk mendapat kebehagiaan akhirat juga harus berbasis etika, maka dengan sendirinya ilmu yang dibangun untuk duniapun harus berbasis etika. Ilmu dan etika yang dimiliki oleh sipapun dalam melakukakan aktifitas apapun ( termasuk bisnis) maka ia akan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat sekaligus.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"><b>ETIKA BISNIS MENURUT AL-QUR’AN DAN HADITS</b></div>
<div style="text-align: justify;">
<p><b>Etika Bisnis Menurut Al-Qur’an</b></p>
<p>Berdagang bukan hanya sekedar mencari untung saja namun bagaimana kita mampu menjalin komunikasi yang baik kepada konsumen melalui etika-etika bisnis. Seperti yang telah difirrmankan oleh Allah dalam surat Al-jumuah ayat 10:</p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div style="text-align: justify;">فَاءِذَا قُضِيَةِ الصَّلاَةُفَانْتَشِرُوْا فِي اْلآَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللهِ وَاذُكُرُاللهَ كَثِيْرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ (الجمعة :۱۰</div>
<div style="text-align: justify;">Menurut Ibnu Katsir dalam tafsir ibnu Katsir juz 28 di halaman 10 penafsiran ayat di atas adalah setelah Allah melarang kaum muslimin berdagang saat shalat jum’at ditunaikan, Allah mengizinkan kita untuk mencari karunia Allah yang berupa rizki yang diberikan Allah (berdagang) lagi setelah shalat jum’at selesai ditunaikan.</div>
<div></div>
<div></div>
<div style="text-align: justify;">Firman Allah selanjutnya dan berdzikirlah kamu kepada Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung “. Yakni ketika kalian sedang melakukan jual beli , dan ada saat kalian mengambil dan memberi hendaklah selalu ingat pada Allah dan janganlah kesibukan dunia melupakan kalian dari hal-hal yang bermanfaat untuk kehidupan akhirat. Oleh karena itu di dalam hadits disebut</div>
<div></div>
<div></div>
<div style="text-align: justify;">مّنْ دَخَلَ سُوْقًا مِنَ اْلآَسْوَاقِ فقال: لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, كُتِبَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ.</div>
<div style="text-align: justify;">Artinya: “ Barangsiapa masuk ke salah satu pasar, kemudian dia mengucapkan: “ Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah yang maha esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, kerajaan bagi-Nya, dan Dia maha Kuasa atas segala sesuatu, “ maka Allah akan mencatat baginya sejuta kebaikan dan akan menghapuskan darinya sejuta keburukan.”</div>
<div></div>
<div style="text-align: justify;">
<p>Bila kita hubungkan dengan aspek ekonomi ayat ini menerangkan tenteng etika berdagang yang baik, bagaimana seharusnya berdagang menurut dalam konteks keislaman yaitu dimulai dengan membaca do’a, kemudian tidak boleh berbuat curang ketika berdagang dengan selalu mengingat Allah SWT, selalu merasa bahwa kita selalu diawasi oleh Allah, tidak ada tempat bagi kita untuk berbuat maksiat dihadapan Allah SWT karena Allah maha melihat dan maha mengetahui apa yang kita berbuat.</p>
<p><b>Etika Bisnis menurut Hadits</b></p>
<p>Menurut Hadits etika bisnis islami ada 4 yaitu:</p>
</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">
<p><b>1. AMANAH</b></p>
<p>عن عبد الله ابن عمر رضي الله عنه: قال رسول الله صلى الله عليه وسلّم: التَّا جِرُ اْلاَمِيْنُ الصَّدُوْقُ الْمُسْلِمُ مَعَ الشُّهَدَاءِ- وَفِيْ رِوَايَةٍ: مع النَّبِيِّنَ وَالصِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ- يَوْمَ اْلقِيَا مَةِ (رواه إبن ماجه و الدارقطني و غير هم</p>
</div>
<div style="text-align: justify;">Artinya: Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiallahu ‘anhu bahwa Rasuluillah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat (nanti).”</div>
<div style="text-align: justify;">
<p><b>2. JUJUR</b></p>
<p>Berbisnis atau berdagang adalah sarana untuk membuka pintu rizki yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Bisnis juga dapat dijadikan sarana untuk menyebarkan agama islam (berdakwah), jika kita melakukan bisnis seperti yang dilakukan oleh Rasulullah yang lebih spesifik terkait dengan etika dalam berbisnis (berdagang) seperti dalam Hadits berikut:</p>
</div>
<div style="text-align: justify;">اْلبَيْعَانِ بِالْ خِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَ وَبَيَّنَابُوْرِكَ لَهُمَا فِيْ بَيْعِهِمَاوَإِنْ كَذَبَ وَكَتَمَامُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا ( متّفق عليه</div>
<div style="text-align: justify;">Artinya: “Orang yang bertransaksi jual beli masing-masing memilki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang” (Muttafaqun Alaihi).</div>
<div style="text-align: justify;">
<p>Hadits di atas menjelaskan bahwasannya dalam berjual beli ada tawar- menawar selama belum berpisah. Dan menerangkan tentang etika kedua orang yang bertransaksi agar sama-sama jujur tidak merugikan salah satu pihak. Serta menjelaskan bahwa dalam berbisnis yang dicari bukan hanya profit saja melainkan menyertakan keberkahan juga, karena dengan berkahnya bisnis yang kita jalankan maka hidup kita akan ikut berkah dan diridho Allah sehingga kita mencapai hidup yang sejahtera.</p>
<p><b>3. TIDAK MELUPAKAN AKHIRAT</b></p>
<p>سَيَأ تِيْ عَلَى أُمَّتِيْ زَمَانٌ يُحِبُّوْنَ اْلخَمْسَ وَيَنْسَوْنَ اْلخَمْسَ: يُحِبُّوْنَ الدُّنْيَا وَيَنْسَوْنَ الأَخِرَةَ, وَيُحِبُّوْنَ اْلحَيَاةَ وَيَنْسَوْنَ اْلمَوْتَ, وَيُحِبُّوْنَ اْلقُصُوْرَ وَيَنْسَوْنَ اْلقُبُوْرَ, وَيُحِبُّوْنَ اْلمَالَ وَيَنْسَوْنَ اْلحِسَابَ, وَيُحِبُّوْنَاْلخَلْقَ وَيَنْسَوْنَاْلخَا لِقِ.</p>
</div>
<div style="text-align: justify;">Artinya: “ Akan datang kepada umatku suatu masa dimana mereka mencintai lima perkara dan melupakan lima perkara pula.</div>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Mereka mencintai dunia dan melupakan akhirat,</li>
<li> Meraka mencintai kehidupan dan melupakan kematian,</li>
<li>Mereka mencintai gedung-gedung dan melupakan kuburan,</li>
<li>Mereka mencintai harta mbenda dan melupakan hisab di akhirat,</li>
<li>Mereka mencintai mahluk dan melupakan khaliqnya.</li>
</ul>
<div style="text-align: justify;">Berdagang adalah hal duniawi dalam agama kita mencari dunia bukanlah dilarang, namun perlu pembatasan agar dalam hidup kita sselalu ingat tujuan kita diciptakan, yaitu selalu beribadah pada Allah dan ingat kepadanya dimanapun dan kapan pun.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">
<p><b>4. MURAH HATI</b></p>
<p>“Sesungguhnya sebaik-baik penghasilan ialah penghasilan para pedagang yang mana apabila berbicara tidak bohong, apabila diberi amanah tidak khianat, apabila berjanji tidak mengingkarinya, apabila membeli tidak mencela, apabila menjual tidak berlebihan (dalam menaikkan harga), apabila berhutang tidak menunda-nunda pelunasan dan apabila menagih hutang tidak memperberat orang yang sedang kesulitan.” (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi di dalam Syu’abul Iman, Bab Hifzhu Al-Lisan IV/221).</p>
</div>
<div style="text-align: justify;">
<p>Dari hadits diatas termasuk etika bisnis adalah bermurah hati pada konsumen, dengan sikap murah hati kita dapat menarik konsumen lebih banyak, mereka merasa dihargai, merasa dihormati, merasa nyaman , terciptanya sebuah kepuasan bisnis dan komunikasi yang baik.</p>
<p>Ayat diatas dapat dikolaborasikan dengan hadits-hadits yang telah dipaparkan yaitu antara Al-qur’an dan hadits mempunya keterkaitan yaitu sama-sama menerangkan tentang etika berbisnis islami dalam surat al-Jumu’ah: 10 menerangkan konsep perdagangan yang baik adalah selalu ingat pada Allah SWT jangan sampai hati kita gantung pada pada perkara duniawi. Sedangkan pada Hadits-haditsnya etika bisnis islami adalah jujur, amanah, murah hati, selalu ingat akhirat. Jadi hadits-hadits di atas melengkapi ayat al-Qur’an surat jumuah : 10. Dan antar mengingat Allah dan mengingat akhirat hakikatnya adalah sama dengan mengingat akhirat maka menjadikan kita ingat pada Allah sang maha kuasa</p>
</div>
<div style="text-align: justify;">(وَاللهُ عَلَي كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ).</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Berbisnis berdasarkan konsep islam</div>
<p>Artikel <a href="https://www.pdwac.my.id/berbisnis-berdasarkan-konsep-islam/">Berbisnis berdasarkan konsep islam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.pdwac.my.id">Prima Desain Widya adicipta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://4.bp.blogspot.com/-xgaoFxmVKX8/Vtmbek1F5bI/AAAAAAAAAxo/BTdAaCCbXOg/s1600/bisnisberdasarkankonsepislam.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>3 Kunci Sukses dalam Berbisnis</title>
		<link>https://www.pdwac.my.id/3-kunci-sukses-dalam-berbisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pdwac]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2016 13:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pdwac.my.id/2016/03/03/3-kunci-sukses-dalam-berbisnis/</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8211; Kali ini kami , CV PRIMA DESAIN WIDYA ADICIPTA akan berbagi Tips dan Trik cara berbisnis bagi pemula . Tadi siang setelah makan siang saya sempat mendengarkan perbincangan yang menarik di salah satu radio favorit yang biasa saya dengarkan yaitu tentang kesaksian beberapa orang sukses dengan menjalankan sebuah bisnis kecilnya. Ada beberapa orang yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.pdwac.my.id/3-kunci-sukses-dalam-berbisnis/">3 Kunci Sukses dalam Berbisnis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.pdwac.my.id">Prima Desain Widya adicipta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;"><a href="https://www.pdwac.my.id/3-kunci-sukses-dalam-berbisnis/" class="permalinker_link ">3 Kunci Sukses dalam Berbisnis</a> &#8211; Kali ini kami , <a href="http://primadesainwidyaadicipta.blogspot.co.id/p/profil-perusahaan.html" target="_blank" rel="nofollow noopener">CV PRIMA DESAIN WIDYA ADICIPTA</a> akan berbagi Tips dan Trik cara berbisnis bagi pemula .</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Tadi siang setelah makan siang saya sempat mendengarkan perbincangan yang menarik di salah satu radio favorit yang biasa saya dengarkan yaitu tentang kesaksian beberapa orang sukses dengan menjalankan sebuah bisnis kecilnya.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Ada beberapa orang yang memberikan testimoni diantaranya Kesuksesan Bisnis yang sudah dijalankan diantaranya ada kesaksian bekas pegawai bank yang keluar dari pekerjaan mapan di sebuah bank swasta hanya karena ingin mendapatkan penghasilan lebih besar daripada kerja di bank , Ada kesaksian seorang sarjana yang sudah getol berbisnis sejak masih jadi mahasiswa, adapula kesaksian seorang pelawak atau komedian yg tidak bisa memasarkan keahlian sebagai pelawak hingga harus menyewa orang lain untuk mendapatkan order. , atau kesuksesan seorang pebisnis yang tidak pernah kerasan kerja lama ikut orang jadi karyawan (karena biasanya dia keluar masuk dari satu kantor ke kantor lain) dalam hitungan bulan dan adapula seorang bapak yang mulai berbisnis justru dari usia sudah memasuki 40 tahun.</div>
<div style="text-align: justify;">Dari sekian atau beberapa kesaksian tersebut, buat orang seperti saya, maka sangatlah menarik perbincangan kesuksesan seseorang, mulai dari awal berjuang merintis usaha walau modalnya kecil sampai memperoleh penghasilan ratusan juta dari hasil berbisnis tersebut.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Nah, pada kesempatan kali ini, saya ingin menyimpulkan beberapa ide utama saat ingin benar-benar mau terjun dalam dunia bisnis seperti di bawah ini.</div>
<h2>3 Kunci Sukses dalam Berbisnis yaitu</h2>
<ol style="text-align: justify;">
<li><b>Ketekunan</b> sangatlah penting dimiliki oleh seorang pebisnis sebagai bahan bakar agar usaha dapat terus berjalan. Dalam bisnis apapun, baik tanpa modal, usaha dengan modal kecil ataupun bisnis bermodal besar maka kemungkinan bangkrut pasti ada. Tapi tentu, tidak ada pelaku bisnis mau usahanya menjadi bangkrut, bukan? Oleh krn itu, modal ketekunan saat menekuni sebuah usaha. Seorang yg tekun akan berusaha mencari jalan keluar pada saat bisnisnya mengalami kemunduran, atau mencari ide lain buat mengembangkan usahanya. Ketekunan adalah sifat mental, pebisnis sukses -yg mungkin pernah kita dengar kesuksesannya- pastilah seseorang dengan ketekunan luar biasa sehingga dapat mempertahankan usaha atau bahkan mengembangkannya menjadi lebi besar lagi.</li>
<li> <b>Ide</b> adalah salah satu modal ttg cara sukses berbisnis yang penting. <a href="http://primadesainwidyaadicipta.blogspot.com/2016/03/3-kunci-sukses-dalam-berbisnis.html">Mencari ide bisnis</a> bukan masalah mudah terutama untuk para pemula karena mereka bingung mencari usaha sampingan apa yang cocok ditekuni dari rumah karena belum pernah berbisnis sebelumnya, belum pernah bekerja dan rata-rata tidak memiliki modal cukup besar agar bisa menjalankan sebuah usaha di rumah. Jika demikian maka salah satu cara mendapatkan ide usaha paling menguntungkan dan mudah dikerjakannya adalah dengan memperhatikan ke sekitar kita (lingkungan), kira-kira mau bisnis apa yang laku dijual ke orang-orang sekitar kita. Ide bisnis terbagi dalam 2 kelompok besar yaitu memproduksi/menjual barang (produk) atau menawarkan usaha saja. Dalam tahap mencari ide usaha menguntungkan maka hendaknya tidak terlalu memikirkan dari mana akan diperoleh modal buat jalankan usaha tersebut namun fokuslah kepada pertanyaan apakah jualan barang bisa laku atau bisnis menawarkan jasa bisa memperoleh banyak pelanggan.</li>
<li><b>Bakat</b> adalah kemampuan alami seseorang yg diperolah hasil pemberian Tuhan. Bisa membuat telor dadar yang lezat walau hanya dengan melihat cara ibu memasak atau pandai mengambil hati orang (mempengaruhi orang lain sehingga menuruti sarannya) adalah beberapa contoh bakat yg dapat dikembangkan buat menunjang bisnis. Bakat memasak, pandai bergaul dan sebagainya adalah beberapa sifat alamiah seseorang yg bisa dikembangkan dan dipoles hingga dapat dijadikan modal buat buka usaha sendiri di rumah misalnya dengan buka warung kecil, buka katering, jual produk elektronik tertentu di sela pekerjaan kantor atau saat waktu senggang adalah beberapa contoh jenis bisnis sampingan yg dapat dikerjakan di rumah atau dimana saja. Sebuah bakat akan sangat bermanfaat sekali bila ditunjang sebuah keahlian hasil dari pengalaman kerja ikut orang. Jadi saat memilih sebuah bisnis kecil maka sebaiknya pilihlah sebuah usaha yg Anda akan sangat menyukai bila melakukannya secara terus menerus. Banyak sekali jenis usaha yg pasti cocok dengan keahlian atau bakat yg kita miliki, tinggal bagaimana kecerdikan kita mampu merubah sebuah bakat menjadi bisnis menguntungkan.</li>
</ol>
<div style="text-align: justify;">Kenapa uang tidak dimasukkan dalam kriteria cara sukses berbisnis di atas, bukankah uang penting perannya? Ya, memang benar namun jika tanpa manajemen yg baik maka modal besar bisa habis karena salah menjalankan bisnisnya. Begitu pula sebaliknya, ada pebisnis sukses yang memulai usahanya justru dengan tanpa modal uang sama sekali. Itulah sebab mengapa uang bukan faktor penentu sukses tidaknya sebuah usaha.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Pemberani dan tidak takut persaingan adalah modal dasar pula buat yang mau menjalankan sebuah bisnis modal kecil. Sudah siapkah Anda mencari sebuah usaha kecil di rumah dan sekaligus menjalankan dengan cara benar?</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">3 Kunci Sukses dalam Berbisnis</div>
<p>Artikel <a href="https://www.pdwac.my.id/3-kunci-sukses-dalam-berbisnis/">3 Kunci Sukses dalam Berbisnis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.pdwac.my.id">Prima Desain Widya adicipta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://1.bp.blogspot.com/-paX47wq5XPo/Vtg3G6Ug5jI/AAAAAAAAAxI/8if-8r32ZjQ/s1600/3kuncisuksesdalamberbisnis.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
